Tunggu! Sebelum kamu lanjut baca artikel ini, mampir dulu ke channel Youtube gue disini. Jangan lupa LIKE, COMMENT, SUBSCRIBE DAN SHARE CHANNEL GUE DI SOSIAL MEDIA!
Hari selasa nanti (tanggal 28 Juni 2016) gue bakalan mengikuti tes sekaligus wawancara. Dalam hati gue bilang "Nggak percaya amat sih. Kayak UN gue hasil contekan semua", yang pasti kalian udah tau kan ke siapa gue bilang begitu? Tapi, selama itu menjadi ketentuan sekolah mau apa lagi, terima saja. Oh iya, berdasarkan pengalaman gue tes masuk sekolah itu nggak susah-susah kok. Mayoritas adalah materi dalam ujian nasional ataupun ujian sekolah. Dan ada pula beberapa soal yang hanya perlu logika semata. Wawancara juga mungkin akan sedikit menantang, mengapa? Coba kalau yang mewawancarai itu nanya "Siapakah mantan terakhir anda?", jadi keingat masa lalu deh wkwkwkwk.
MOS juga yang dilaksanakan di Indonesia bisa dibilang konyol deh... Tunggu... Sangat konyol! Mengapa? Coba kalian lihat di sekolah-sekolah luar negri, saat MOS siswa diajak untuk saling mengenal satu sama lain, siswa juga diberi seminar singkat tentang sekolah maupun guru-guru yang ada. Coba kita tengok Indonesia, bukan jadi kenal sekolah tapi jadi trauma dibully kakak-kakak osis :v.
Tapi maklumi lah, beda negara; beda cerita. Mungkin juga para kakak-kakak osis punya konsep "Berani Beda" dengan negara lain ya? Itulah salah satu kegiatan MOS yang masih menjadi MISTERI!
Kalau kita liat artinya, MOS itu berarti masa dimana para siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah barunya. Bukan berarti harus ikutin kakak-kakak osis dengan mempermalukan diri, bukan?
Oh iya, karena gue saat ini sedang dalam masa transisi dari SMP ke SMA, jadi gue juga mempertanyakan bagaimana dengan minat para siswa disekolah-sekolah. SMA pun sebenarnya sudah memberikan pilihan, umumnya sih IPA atau IPS. Sedikit kalau cuman itu, harusnya sih siswa bisa memilih mata pelajaran apa saja yang ingin ia pelajari. Toh kalau udah dewasa mata pelajaran yang nggak kita suka nggak akan terpakai, bukan? Justru karena minat/bakat kita udah mulai keliatan dari masa remaja, jadi kita sebenarnya udah dibebaskan dalam memilih apa saja yang ingin kita pelajari. "Jangan matematika! Kan bebas milih?". Kalau pun kita nggak memilih matematika itu jangan dari SD, minimal SMP lah. Yup, matematika menjadi kacau sejak huruf-huruf itu menyerang!
Disaat matematika kena serangan, pelajaran kesukaan gue juga kena! Yup, IPA. Dulu sih gue kenal ipa itu cuman tumbuhan-tumbuhan, hewan, beberapa materi organ tubuh, dan tata surya. Tapi kayaknya IPA sangat berbeda saat udah dinaikin levelnya ke SMP. Udah lelah hafal materi harus hafal rumus lagi! Memang kesabaran kita akan diuji sampai tingkat dewa! Terus terang sih nggak semua dari kita bakalan jadi Albert Einstein, Isac Newton, ataupun Archimedes dan Aristoteles, bukan? Beberapa dari kita yang mau jadi pengusaha cuman bakal manfaatin matematika dasar saja, nggak sampe teorema phytagoras kali.
Artikel MOS ini nggak hanya sampai disini, saat gue sudah mengalami tes masuk sekolah dan wawancara, gue bakal nulis lagi lanjutannya.
Sekian dari gue dan terima kasih sudah sempatkan waktu kalian untuk membaca curhatan gue!
Jika kalian suka dengan Fransiscus Senduk Blog's silahkan langganan kotak surat dibagian bawah artikel, dijamin gratis selamanya atau subscribe channel Youtube Fransiscus Senduk disini. Jangan lupa follow Instagram, Twitter, Tumblr, dan tanya sesuka kalian di Ask.Fm.
Sekali lagi, terima kasih!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar